Wednesday, 15 May 2019
Sejarah Masuknya Islam Dilampung
Kiyaisejarahwan - Menurut buku pri kehidupan Nabi Muhammad S.A.W karangan Zainal Arifin Abbas hal. 626 menerangkan dalam bukunya bahwa banten dan lampung memeluk agama islam dalam waktu yang sama yaitu pada abad ke xv M.
Dalam buku kewargaan negara karangan basati dkk dijelaskan juga, pada tahun 1554 M, minak kemala bumi (minak pati pejurit) datang kesultan banten untuk bersama belajar agama islam.
Minak pati pejurit yang merupakan anak dari raja tulang bawang lampung, memang hubungan kekerabatan dengan sultan banten sangat dekat bagaikan adik dan kakak.
Karena pada masa itu ajaran islam baru masuk dibanten dan mulai mendarah daging dilingkaran kesultan dan masyarakat banten, yang mana hal tersebut sangat bertolak belakang dengan kehidupan masyarakat kerajaan tulang bawang yang masih menganut ajaran hindu serta kepercayaan terhadap ruh nenek moyang. Rupanya hal tersebut semakin lama mengetuk hati seorang anak raja hingga mendapatkan hidayah untuk memeluk agama islam.
Dalam buku sejarah kerajaan tulang bawang lampung sebelum dan sesudah islam, di bab II hal 49 dijelaskan kutipan minak yang kiranya dalam bahasa indonesia, mentakan beliau memeluk agama islam.
"Mulai hari ini saya memeluk agama islam"
Dan dilanjutkan dengan mengucap dua kalimat syahadat, tak sampai disitu saja minak juga langsung memperdalam agama islam kepusatnya yaitu kota mekkah mukaromah dan menyempurnakan rukun islam dengan menuaikan ibadah haji.
Dimekah beliau memperdalam hakekat-hakekat islam,ilmu syariat,ilmu thorikat, dan ilmu ma'rifatullah, demikian pula khatam 30 zus kitabbulah al-qur'anul karim. Tak cukup sampai disitu saja yang dipelajari beliu juga mempelajari hadist, halal haram, makruh mubah,jaiz semua dikaji isi dan intinya.
Hingga tiba saatnya beliau merasa cukup dan mampu membawa ajaran islam untuk didakwahkan, terniatlah dalam hati minak pati pejurit untuk pulang kelampung serta menyebarluaskan kerakyatnya apa yang ia pelajari dan dapatkan untuk dipeluk juga dipelajari agama islam.
Hal inilah yang menjadikan cikal bakal mengapa masyarakat lampung beragama islam, namun disini penulis hanya menulis sejarah masuknya islam dilampung dengan tujuan memantik kalangan akademisi dan cendikiawan untuk menggali lebih dalam keabsahanya.
Alangkah baiknya kita selaku orang lampung khususnya masyarakat adat megou pak tulang bawang untuk mengirim Al- Fatiha ke H.minak pati pejurit hidayatullah gelar minak kemala kumi... Al-fatiha.
•Sambungan lanjutan penyebaran agama islam dilampung.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Gambar tangga raja-refrensi pihak ke3. Kiyaisejarahwan - Cerita-cerita masyrakat menjadikan sebuah misteri serta histori, begitu halnya...
-
Kiyaisejarahwan - Menurut buku pri kehidupan Nabi Muhammad S.A.W karangan Zainal Arifin Abbas hal. 626 menerangkan dalam bukunya bahwa b...
-
Siger pepadun dan sebatin Kiyaisejarahwan- Adat merupakan suatu peraturan yang mengatur pergaulan dari suatu kelompok atau suku dala...

No comments:
Post a Comment